Senin, 10 Desember 2012

Cirebon- Story Of The Kingdoms

Cirebon known as one of the most important city at the past, especially related to Islamic history in our country. There used to only one kingdom rules in Cirebon. But nowdays, do you know that we can found 3 kingdoms in Cirebon...? Those are Kasepuhan, Kanoman, and Kacirebonan Kingdom...

Konon menurut sejarahnya, Kerajaan Cirebon berdiri pada sekitar abad ke 15 Masehi. Kemudian kerajaan ini terbagi menjadi dua yaitu Keraton Kasepuhan dan Kanoman pada abad ke 17 Masehi, yang masing-masing dipimpin oleh kakak beradik keturunan Sultan Cirebon. Pada abad ke 19 Masehi atas politik devide et impera dari Belanda, maka Keraton Kanoman terpecah lagi menjadi Keraton Kacirebonan.



Saat ini masing-masing dari ketiga kerajaan ini masih memiliki peninggalan berupa keraton. Tetapi sayangnya tidak semua keraton tersebut dalam kondisi yang terawat dengan baik. But we are not talking about history right...? Let’s talking about the last condition about heritages of those kingdoms...

Keraton Kasepuhan

Merupakan keraton tertua dari ketiga keraton yang ada di Cirebon. Tak heran jika keraton ini menjadi keraton yang paling bersejarah dan megah, sekaligus unik. Bangunannya sangat menggambarkan proses akulturasi antara beberapa kebudayaan yang mempengaruhi sejarah Cirebon, yaitu kebudayaan Hindu, Jawa, Sunda, Cina, India, Arab, dan bahkan Eropa. Can you imagine that...?
Kesan tersebut sudah dapat kita rasakan saat pertama kali memasuki lokasi keraton. Gerbang keraton menyerupai pura-pura yang ada di Pulau Bali, ukiran daun pintu gapuranya bergaya Eropa, sedangkan tembok yang mengelilingi keraton terbuat dari batu bata merah khas arsitektur Jawa. Belum lagi ditambah dengan adanya hiasan berupa keramik Cina. Amazing right...?
Pada halaman depan bangunan keraton terdapat dua buah patung singa putih, yang menjadi simbol dari Keraton Kasepuhan. Selain itu terdapat juga museum yang menyimpan berbagai macam pernak-pernik Keraton Kasepuhan seperti kereta kencana singa barong, tandu kuno, dan berbagai jenis senjata pusaka. Ada pula berbagai macam koleksi cinderamata berupa perhiasan dan senjata dari luar negeri seperti senapan Mesir, meriam Mongol, dan zirah Portugis. Incredible...

Sedangkan dihalaman belakang keraton kita dapat melihat taman istana dan beberapa sumur dari mata air yang dianggap keramat dan membawa berkah oleh masyarakat setempat. Tak heran jika lokasi ini menjadi ramai dikunjungi oleh para peziarah khususnya pada perayaan satu Syuro.


Mesjid Agung Kasepuhan

Merupakan mesjid tertua yang ada di Cirebon yang dibangun pada abad ke 15 Masehi, dikenal juga dengan nama Mesjid Agung Cirebon. Bangunan mesjid ini sendiri terletak tidak berapa jauh dari kompleks Keraton Kasepuhan, tepatnya dibagian barat dari alun-alun Keraton Kasepuhan. 


Seperti halnya bangunan keraton, bangunan mesjid ini juga unik. Kekhasan dari mesjid ini adalah pada bagian atapnya yang tidak memiliki kubah sebagaimana lazimnya ditemui pada atap bangunan mesjid yang ada di Pulau Jawa. Konon arsitektur bangunannya merupakan perpaduan dari gaya Demak, Majapahit, dan Cirebon. Fantastic...

Keraton Kanoman
Merupakan keraton kedua di Cirebon. Walaupun bukan merupakan keraton tertua akan tetapi keraton ini boleh dikatakan sebagai pusat peradaban dari kebudayaan Cirebon karena tetap teguh dalam menjalankan berbagai tradisi. 





0 komentar:

Posting Komentar

blogger yang cerdas selalu berkomentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More